June 2008


Antrian Panjang …….

Weekend kemaren saya mewujudkan keinginan saya sejak seminggu yang lalu, (ketika masih “trapped”di kota Pontianak) untuk menonton film kartun “Kungfu Panda”

Tidak ada jadwal khusus yang siapkan untuk menonton pada show ke berapa, yang pasti harus hari itu juga sebelum saya bertugas lagi dalam beberapa hari ke depan (deuh….capek nya) dengan pilihan tempat di studio senayan city XXI.

Kira-kira jam 16.00 saya dan vino berangkat dari kos, dengan harapan bisa nonton show yang jam 16.40, dengan asumsi perjalanan dari kos ke senayan city kurang lebih 10-15 menit. Perjalanan memakan waktu agak sedikit lebih lama karena qt sengaja mengambil jalan mutar melewati daerah senopati karena menghindari macet di daerah istora senayan karena ada semifinal Djarum Badminton Championship.

Jam 16.30 qt sampe di Senayan City, sedikit pesimis juga klo qt bakal keburu nonton jam 16.40… Dan bener juga sodara-sodara, pas uda nyampe depan XXI qt langsung saling pandang, dan langsung ngeh dengan maksut masing-masing..yup, qt langsung berbalik arah dan memutuskan untuk menyebrang ke plaza senayan dan nonton disana…Coz, asli busettt antrinya panjang bgt bo…uda nyampe ke pintu masuknya…males bgt!!!qt berpikiran klo di plaza senayan mungkin g akan serame ini karena HTM di PS lebih mahal 15rebu dibanding senayan city….

Dan sodara2ku sekalian, inilah suasana di Plaza Senayan yang setali tiga uang ma Senayan City, bahkan antrean uda sampe diluar pintu masuk PS XXI.

Antrean paling panjang adalah antrean khusus promo credit card BCA dan sialnya saya memang harus masuk dalam antrian itu klo ga mau keluar 50rebu for each person, yang menurutku kurang logis huhehehe….antrian hari itu emang g seperti biasanya…antrean sudah sampe keluar dari pintu masuk PS XXI mungkin karena pelem yang diputer emang lagi bagus2, ada promo debit mandiri untuk pelem Hulk dan ditambah lagi anak sekolah lagi liburan..lengkap deh….

Kurang lebih 20 menit saya antre dengan perasaan yang ikhlas aja sekaligus pasrah, yah klo g dapet tiket nonton yowes apes…tp Alhamdulillah pas giliran saya untuk memilih kursi, ada sisa 2 kursi teronggok sia2 di row C yang melambai2 kepadaku untuk memilihnya hehehe…padahal yang laen nya uda tinggal 5 kursi dari bawah….ups, saya baru tersadar bahwa postingan saya keluar dari judul hehee…howkey, howkey..baiklah…

And the story goes…..

Ada seekor anak panda bernama Po mempunyai ayah seekor burung bangau (yah namanya juga kartun bisa aja kan bapaknya burung bangau tp anaknya panda huehehhe…..) yg bercita2 jadi jagoan kungfu…Po sehari2 adalah sangat pemalas, dengan perutnya yg tambun, jago mkn, membantu ayahnya berjualan mie di rumah…

Suatu ketika Master Ookgay (kura2 yg uda tua, lemah, tp bijaksana) dari istana Giok, mengadakan pemilihan Pendekar Naga (Dragon Warrior), untuk mengalahkan Tai lung yang melarikan diri dari penjara…(saya lupa nama penjaranya) dan mengamankan valley of peace, desa tempat Po tinggal…Kelucuan yang sudah terjadi sejak awal pilem semakin menjadi2 ketika pemilihan berlangsung dan sampai pilem slese.

Hingga akhirnya Po secara kebetulan terpilih menjadi Dragon Warrior oleh ookgay, pemilihannya sempet ditentang oleh master shifu (murid kepercayaan ookgay) dan pendekar 5, macan, belalang, monyet, ular dan burung bangau… Po kemudian dilatih kungfu ama Master Shifu, asli kocak bgt….Po sempat putus asa karena dia merasa bodoh, tidak berguna dan tidak akan mampu mengalahkan tai lung….namun ada pesan dari ookgay kepada Po “You must believe in urself…Yesterday is history, tomorrow is mistery, and today is a gift….”whoaa..what a nice words….

Secara kebetulan Po terpilih untuk menjadi Dragon Warrior….apakah Po bisa mengalahkan Tai Lung dengan kemampuan nya sangat amat diragukan??? dengan segala kebodohan, kelucuan, kekonyolan, kepercayaan dalam dirinya bahwa dia bisa mengalahkan Tai Lung dan tentu saja dengan perut buncitnya yang lutju itu…. akhirnya Po berhasil!!!!!

Bwt kalian yang lagi suntuk, ato bosen ma pilem indonesia yg sekarang lagi musim nayangin pilem bergenre “Horor mekso, horor ga jelas….”, ato pgn menghabiskan waktu di XXI, ato pgn memanjakan adik ato ponakan2 this movie is absolutely recommended!!! No sex, no kissing, no “ridiculous ghost”, just fun, entertaining, laugh…. ato bisa juga bwt yang lagi patah hati, pilem ini bisa bwt ngilangin sakit ati tp bikin sakit perut coz kebanyakan ketawa hehehe…

Kmrn mlm ketika lagi enak2nya ngobrol ma the tamie temen kos saya, sambil nonton-nonton ayam (maksudnya kaya tidur2 ayam gt lho..antara tidur dan tidak, antara nonton dan tidak)…pencet2 remote TV yang semakin membuat saya ingin dan berhasrat berlangganan tv kabel, sehingga ada acara yang “layak” ditonton…krn stasiun TV nasional yang semakin membosankan saja….Sambil menikmati jeruk hasil bercocok tanam di pontianak selama 2 minggu (oleh2 dari cabang .red). Ketika obrolan qt mengalami “dead air” alias hening sejenak tiba2 qt dibuat terpesona dengan salah satu acara…bukan…bukan terpesona karena acaranya bagus, tp karena ada acara semacam idola cilik (lagi!) tp kali ini anak2 innocent itu nyanyi-in dangdut…iya dangdut sodara-sodara…yang mendayu-dayu itu lho!!!nama acaranya klo g salah cabe rawit, host nya si yulia rahman yang katanya cerai ma suaminya gara2 ada orang ke-3 (ups…maap klo yang ini out of topic)haduw…..capey dey…(cincha lawra mode:on) yeah…g ada ide bwt acara laen yak???kesian anak2 innocent itu, kecil2 uda dikasi mimpi yang muluk..mereka bermimpi setelah ikut acara itu bakal terkenal, jadi artis cilik, punya album…taruhan de, seiring dengan selesainya acara itu, selesai juga kepopuleran mereka…kesian jadwal sekolahnya terganggu, tp belum tentu mereka bisa jadi artis sesuai yang ada dalam mimpi mereka…kesian mereka dewasa sebelum waktunya, dengan komentar juri yang kadang2 entah bermaksud memuji ato malah sebaliknya dengan berucap “kmu bnr2 bisa meghayati makna lagu itu, or kmu cocok bawain lagu itu ato terkadang kamu pas bgt nyanyinya..”waladalah pdhl lagu itu lagu2 dewasa bertema putus cinta, ditinggal pacar, belum waktunya lah mereka mengenal itu or memahami itu…mereka pantesnya masi belajar yg giat di sekolah, maen ayunan or time zone gpp lah untuk mereka2 dari golongan the have…mana acaranya itu kyanya tiap hari ada de…di puter waktu prime time lagi…aduh kpn acara pertelevisian qt bisa sedikit kreatip yak??satu station nayangin acara model gt, yang laen pada latah…

mbok ya bikin reality show ttg sehari2 saya gt kek dengan judul “nongkrong bareng Rika” ato “Rika…up, close and personal” ato bisa juga “satu hari bersama Rika” ups, sepertinya otak saya sudah mulai konslet..terbukti dengan omongan saya yg mulai mabok akibat dari kelopak mata saya yang atas sangat merindukan kelopak mata saya yang bawah, sungguh gak sabar ingin bertemu…saatnya saya mempertemukan kedua kelopak mata saya, time to go sleep…go get the blanket n don’t let bugs bite…ciao….

Phhiuhhh….finally akhirnya pul jg diriku ke jakarta…setelah 2 minggu “trapped” di pontianak….berangkat dari bandara supadio pontianak, naik “singa terbang” jam 09.00 ( delay 45 menit dari ETD) dan landing di Jakarta jam 10.20.. huaaaa leganyah….

oia, ada cerita niy waktu saya melewati security check-in di bandara supadio pontianak, backpack hitam pinjaman saya tertahan oleh security karena dicurigai membawa cairan berisi zat kimia bermuatan karbonmonoksida sebanyak 2 oktaf hehehe…walhasil, saya cuma bisa pasrah tas saya diobok2, digrepe2, dijamah2 (hiperbola bgt siy) ama petugas bandara…untungnya g ada “girl things” yang bisa bikin wajah saya menjadi merah muda cerah klo sampe dibuka2..cuma ada sebuah T-Shirt yang lupa saya masukkan ke dalam koper sewaktu packing . Dan ternyata sodara2, apa coba yang dicurigai petugas bandara itu?!?!?! Madu Murni dalam botol yang saya bawa dari jakarta!!!!waladalah….itu yang namanya zat kimia pak??akhirnya security itu cuma bisa senyum (yang asli g ada manis2nya blas) dan membiarkan saya lewat dengan membawa madu kesukaan saya. i’m curious, knp waktu maw berangkat di bandara CGK kok bisa lolos itu botol??pdhl saya menyimpan nya di tempat yang sama…tp tindakan yang dilakukan petugas bandara tu bnr juga siy, takutnya itu cairan kimia bisa dibuat untuk membuat kasus munir 2 a.k.a meracun orang dengan zat kimia hehehe….

Oia, kmrn waktu brgkt saya menggunakan pesawat jenis 737-400, ada yang tau ga gmn cara buka life vest nya? klo qt naek 737-300 kan, life vest nya ada di bawah kursi ditempel gt and qt bisa meraba klo life vest itu bnr2 exist (hal yang selalu saya lakukan segera setelah saya duduk di seat saya, tidak bole tidak!!bisa nightmare kan klo g ada?) nah, klo di 737-400 life vest ada di bawah kursi juga siy, cuma disimpan dalam kotak kecil gt loh….and i still dunno how to open it til now…apa itu cuma khusus 737-400 punya nya “singa terbang” ya?coz saya ga pernah liat sebelumny ada life vest yang disimpen di kotak gt….ada yang tau?

Setelah menemukan bagasi saya, jam 11.00 saya naek taksi “cepat” berwarna putih yang masih menggunakan tarif lama…padahal menurut berita di TV, tarif taksi sudah naek menjadi 5rb untuk buka pintu pertama bukan?? senangnya melihat kota….jm 11.30 sampailah di my lovely kos2an…ah, indahnya dunia Alhamdulillah…bisa makan indomie, pempek tepung, enaknyah…. ^_^

Akhirnya saya posting laghee…Sebenarnya postingan ini uda lama jadi draft di wordpress saya…hanya saja, rasanya blm siap bwt go public, krn blm updload foto, krn perlu sodara2 tau, saya paling mualesss upload foto…(bukan, bukan karena saya Rika saya ga suka foto, tp lebih karena saya banci foto makanya tiap postingan diusahakan untuk ada fotonya heuehehehe) karena koneksi internet saya dengan menggunakan modem ala kadarnya ber merk “Semoga Koneksi Internet Anda Lancar”suka lelet kalo disuruh upload dan download2 gethoo…Jadi untuk publish postingan baru harus disertai dengan kemauan dan kesabaran yang kuat sebagai mana kuatnya gaya gravitasi (ngelantur mode:on)

Dan sekarang lah waktu yang pas dimana emosi saya sedang hangat2nya dalam artian lagi ga rush dikejar deadline kerjaan, dan karena klo g segera go public tulisan saya ini nanti ceritanya keburu expired, ditambah lagi dengan perut yang kenyang dan badan yang segar huehehe…

Mencuri2 waktu disela2 perjalanan dinas saya ke kota pontianak ibukota propinsi kalimantan barat, satu2nya propinsi di pulau Kalimantan yang tidak bisa terhubung dengan kalteng, kalsel dan kaltim melalui perjalanan darat, sehingga harus naek pesawat dulu ke Jakarta huehehe…(sebenarnya ga perlu nyuri juga ada waktu siy, Cuma sengaja dibuat gethoo biar kesannya saya tu orang yang sibuk bgt. pdhl asline, yo biasa2 ae…namanya juga pegawai pemerintahan huhehehe) Saya dan teman2 (apa pantes nya dipanggil bapak2 aja ya?huhehehe) menyempatkan untuk menengok monas nya Pontianak, Tugu Khatulistiwa yaitu tugu tempat titik 0’ lintang khatulistiwa berada.

Hari Sabtu qt (7 Juni 08) qt berangkat dari hotel Kapuas Palace (***) di kawasan jl. Gajah Mada menuju ke tugu khatulistiwa…perjalanan yang ditempuh kurang dari satu jam, dan melewati agrobisnis aloe vera (lidah buaya), di kanan kiri jalan saya melihat banyak sekali pedagang aloe vera, asli lidah buaya nya besar2 bgt…Jm11 siang, sampailah qt di tugu khatulistiwa, sepi…tidak banyak wisatawan..panas terik bgt, serasa matahari tepat di atas kepala…Karena ga tahan ma teriknya matahari, maka kami masuk ke dalam, tempat tugu asli tersebut berada, dan inilah tugu asli khatulistiwa tersebut,

Sejarah….

Den 31 Sten Maart 1928 (mungkin artinya 31 Maret 1928 kale ya..) telah datang di Pontianak, satu ekspedisi Internasional yang dipimpin oleh seorang ahli geografi berkebangsaan Belanda untuk menentukan titik/tonggak garis equator di kota Pontianak, dengan konstruksi sebagai berikut:

  • Tugu pertama dibangun tahun 1928 berbentuk tonggak dengan tanda panah.
  • Tahun 1930 disempurnakan, berbentuk tonggak dengan lingkaran dan panah.
  • Tahun 1938 tugu asli dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh arsitek SILABAN
  • Tahun 1990 tugu khatulistiwa tersebut direnovasi dengan pembuatan kubah dan duplikat aslinya dengan ukuran 5 kali lebih besar dari tugu aslinya.
  • Peresmian kubah dan tugu khatulistiwa duplikat pada tanggal 21 September 1991oleh Parjoko Suryokusumo Gubernur Kalimantan Barat.

Konon ceritanya tiap bulan maret dan september, ketika qt meletakkan sebuah benda tegas persis di tugu tersebut pada jm12, akan terjadi titik kulminasi alias benda tersebut tidak menimbulkan bayangan. Dan hal itu sudah terbukti, setiap bulan maret dan september selalu ada perayaan titik kulminasi oleh pemerintah daerah setempat.

Konon ceritanya tiap bulan maret dan september, ketika qt meletakkan sebuah benda tegas persis di tugu tersebut pada jm12, akan terjadi titik kulminasi alias benda tersebut tidak menimbulkan bayangan. Dan hal itu sudah terbukti, setiap bulan maret dan september selalu ada perayaan titik kulminasi oleh pemerintah daerah setempat.

Oleh-oleh….

Ga lama qt disitu, kurang lebih satu jam dan qt meneruskan dengan menuju souvenir shop, membeli souvenir untuk oleh2 temen2 di Jakarta. Dan ternyata I made a mistake, klo maw beli oleh2 mending di tempat khusus jual souvenir n makanan untuk oleh2 yang terletak di jalan Pattimura depan outlet Edward forrer dan restaurant mie Jawa. Disitu berderet2 toko oleh-oleh dan souvenir sehingga qt dapat membandingkan harga dan mendapat harga termurah. Berbeda dengan souvenir shop yang ada di kawasan wisata tugu khatulistiwa coz, there’s only one souvenir shop there!!jadinya ya gt de, penjualnya g ada saingan, jadi dia bisa enak aja g mau nurunin harga…yah tak apa lah,,itung2 saya amal ma penjual souvenir shop disitu, karena kasian juga, tokonya agak sepi coz pada waktu itu udara panas bgt kali ya jadi jarang ada yang mau ke tugu khatulistiwa sekedar untuk menengok ato beli oleh2. Ada satu souvenir khas di Pontianak, yaitu miniature tugu khatulistiwa yang bisa berputar. Harga berkisar antara 100-300rb tergantung besar ukuran miniature tersebut. Untuk oleh2nya mungkin bisa mencoba aloe vera yang bisa qt olah jadi minuman dingin (Saya sudah 2 kali mencoba minuman ini dan rasanya tidak mengecewakan, enak…mirip nata de coco tp lebih lebut dan ktanya lebih bervitamin) Well, menjelang sore qt pun kembali ke hotel dengan membawa oleh2 untuk orang-orang tertjinta….

3rd day…

Asyekkkk…..next destination for today is Danau Toba. Hari ini qt breakfast agak lama, bukan karena qt lama makannya tp karena my team leader sedang melakukan negosiasi dengan pihak hotel untuk menyewa sebuah boat yang sedianya akan qt pake bwt keliling2 danau toba n mampir ke samosir island selama seharian..Pihak hotel mematok harga 2juta rupiah…(catet ya, 2juta!!!). Jadi niy ternyata, klo qt maw nyebrang ke Tomok (Samosir.red) ferry nya tu ga setiap saat ada kaya maw nyebarang ketapang-gilimanuk, dalam satu hari ferry Cuma nyebarang 2 kali….so, qt sempet putus asa juga krn setelah bargain cukup lama, pihak hotel ttp aja g maw kasi qt sewa kapalnya, pdhl qt da pasang harga 1,6 juta (Cuma turun 400rb). Dlm hati gw mikir, niy orang bego bgt siy, blm tentu juga sehari ini ada yang nyewa boatnya seharga 1,6 juta…jarang2 kan bisa dapet duit 1,6 juta dalam waktu satu hari?!?!?! So, dengan putus asa qt jalan ke mobil tanpa kepastian jadi ke Samosir ato langsung balik ke Medan

Setelah keluar dari hotel, qt sempetin bwt mampir ke tepi danau toba tmpt perahu motor n speed boat pada parkir..ceritanya qt masih berjuang untuk bisa nyebrang ke samosir dengan menyewa perahu motor or speed boat yang harganya ‘reasonable’. Sambil menunggu pak anggiat (salah satu tmn satu tim) yang sedang melakukan penawaran dengan bapak2 pengelola perahu2 motor disitu, aq sempetin take some shots dulu di tepian danau toba. Asli waktu itu anginnya kenceng banget n udaranya dinginnn…membuat gatal2ku makin terasa (gatal2ku masih belum sepenuhnya sembuh.red)

Akhirnya dengan menggunakan bahasa batak andalannya, pak Anggiat berhasil mendapatkan harga yang pas (g mahal tp juga g bisa dibilang murah)..qt dapet perahu kayu motor yang qt charter buat keliling samosir dengan harga 600ribu rupiah (dibagi 5 orang, so @120rb) cukup murah juga siy klo dipikir2 secara qt berhenti di 3 tempat di samosir such as Ambarita, tuk-tuk (kaya nama angkot di Thailand…) and Tomok.

perahu motor yang qt carter

First destination is Ambarita, hmmmm…..during the trip im still wondering how come there’s a huge lake in the middle of island…sumpah asli danau nya gede bgt….aq sampe merinding n saat itu juga aq merasa kecil dibanding dengan kekuasaan Allah SWT, Subhanallah….

Perahu motor yang qt naiki juga cukup nyaman dan lega bgt…secara perahu itu qt carter cuma bwt qt doang huehehehe….di perjalanan sempet ada anak2 cowo seumuran SD gt de yang menghibur qt lewat tarian dan nyanyian khas batak…ceritanya ngamen gt lah mereka…Di tengah perjalanan qt sempet dibawa ma nahkoda nya untuk mampir sebentar di batu gantung, entah gmn legenda batu gantung itu aq g seberapa ngeh, menurutku g ada istimewanya intinya Cuma batu di atas bukit yang menjorok keluar seperti sedang digantung gt lah….Sekitar 5 menit qt singgah di bukit itu bwt ngeliat batu gantung…Trus perjalanan dilanjutin lagi….

ini batu gantung itu...

Setelah kurang lebih 30 menit perjalanan pulau samosir sudah terlihat di depan mata, banyak cottage2 dan villa yang terlihat dari perahu dengan view danau toba, bentuk bangunan seperti rumah2 khas batak gt….Akhirnya sampailah qt di tanah samosir, tepatnya di daerah Ambarita dimana disini ada bekas kerajaan Siallagan….dan tempat wisata batu raja Siallagan…

Hmmm…Samosir sama aja dengan parapat dengan mayoritas penduduk tentunyah adalah suku batak. Ga banyak yang bisa qt lihat disana selain wisata batu raja siallagan, selebihnya Cuma rumah penduduk n pedagang2 souvenir khas Sumatra Utara n Samosir. Wisata batu raja siallagan tu ternyata kampung yang ada sejarahnya. Jadi ceritanya pada jaman dahulu kala disitu adalah kerajaan siallagan, masih ada disitu batu2 yang masih asli yang ceritanya itu batu adalah bekas kursi2 pengadilan. Jadi klo ada rakyat siallagan yang berbuat salah, dia harus diadili di situ. Semacam konfrensi meja bundar gt lah.

Trus juga ada rumah2 raja dan keluarga yang mungil…lucu de rumahnya kaya rumah boneka.tp ternyata semua itu (katanya) punya arti. Knp pintunya kecil dan pendek, krn dengan pintu yang kecil dan pendek mengharuskan orang yang masuk ke rumah itu harus menunduk (memberi hormat) kepada sang pemilik rumah. Trus rumah yang di samping pintu masuknya ada benda bulet yang menyerupai payudara wanita (tidak bermaksud mengumbar pornografi lho) itu menggambarkan bahwa pemilik rumah itu mempunyai istri yang subur dan punya banyak anak…karena bagi mereka dengan banyak anak berarti melambangkan kejayaan dan kekayaan.

Aq sempet masuk dan melongok ke dalam rumah itu, ternyata di dalam nya cukup luas juga meski dari depan terlihat mungil dan kecil. Paling g cukup buat tidur n nonton tv huehehe…dari semua rumah yang ada itu semuanya uda ga berpenghuni dan dijadikan sebagai cagar budaya, kecuali satu rumah yang letaknya paling ujung yang sekarang dihuni sama keluarga keturunan dari raja siallagan….

Setelah puas mendengarkan cerita dari seorang tour guide di Siallagan, qt kembali ke parahu yang setia menunggu qt untuk melanjutkan perjalanan ke tuk-tuk…Sampe di Tuk-tuk, gak ada apa2…Cuma rumah2 penduduk dan beberapa cottage aja..So, kunjungan qt ke Tuk-tuk sebentar banget ga lebih dari 30 menit. Sewaktu merapat di Tuk-tuk sempat terjadi sedikit insiden, perahu yang qt naiki baling-baling nya sempet nyandet (ngadat red) karena merapatnya terlalu minggir, jadi tingkat kedalamannya kurang… tp Alhamdulillah g kenapa2 dan qt bisa melanjutkan perjalanan ke Tomok. Perjalanan dari tuk tuk ke tomok hanya memakan wakktu sekitar 15 menit…Dibanding Ambarita dan Tuk-tuk, Tomok memang lebih ramai dan banyak bgt pengunjung karena memang tomok lah yang jadi tujuan wisata di samosir. Sesampai di tomok qt disambut dengan cuaca dan awan yang gelap bgt pertanda hujan yang akan turun, ketika aq melihat ke arah belankang (amabarita dan tuk-tuk) desa itu sudah tak terlihat karena tertutup kabut. Di tomok sendiri tidak ada yang special, hanya banyak bgt pedagang souvenir dan oleh2 disana…ada makam batu ”si gale-gale” (semoga ejaanku benar red.) tap aq kurang begitu mengikuti cerita dan sejarah sigale-gale yang dikisahkan oleh tour guide, karena aq asli lagi kedinginan bgt, anginnya kenceng, dan perut lapar, wakakaka….

Setelah mendengarkan kisah dari si gale-gale (yang mohon maaf sekali sodara2 aq g bisa menceritakannya di blog ini karena saya memang tidak menyimaknya) qt kembali ke perahu untuk kembali lagi ke parapat dan pulang ke Medan. Belum juga qt nyampe ke perahu eh tiba2 hujan turun deeresssss bgt, so qt berteduh di semacam warung yang lumayan cozy de, mengahadap ke arah dano toba yang sedang berkabut tebal…disitu qt makan indomie kuah yang hmmmmm asli karena laper jadi kerasa enakkk bgt n bisa bikin badan jadi anget…sambil mendegar kan lagu ”come to lake toba” yang di nyanyi in ama band lokal batak yang tentunyah nyanyi nya pake bahasa batak jugah…

Ini nih peta perjalanan qt di samosir island…

Kurang lebih setengah jam qt di warung itu, akhirnya hujan sudah reda dan qt kembali ke kapal, back to medan, ready to meet my daily activity tomorrow alias bekerja (males mode on).Hmmm, perjalanan yang cukup melelahkan sekaligus asyik dan menyenangkan, Alhamdulillah……

2nd day ……
Hoaaammm….seger bgt rasanya pas bangun pagi. Awalnya rencana hari ini adalah qt maw meyusuri toba n menengok ada apa di samosir, tp karena satu dan lain hal rencana itu di pending dan berganti dengan rencana lain. Tujuan qt hari ini adalah jalan ke daerah pangaribuan yang berjarak kira-kira 80 km dari parapat untuk mengunjungi sanak sodara dari temen satu tim. Abis mandi, sarapan, sebelum berangkat aq sempetin maen2 ke tepi danau toba dan take some shots.

Hmmm, I wonder bisa ada danau segede ini dalam sebuah pulau. Dan di tengah danau itu juga ada pulau lagi, jadi judulnya pulau dalam pulau.

Ga sampe 15 menit aq menikmati pemandangan danau toba, teman2ku yang beda angkatan dan jaman (hehehe maap ya pak..) manggil n we’re ready for another journey, journey to pangaribuan….

Perjalanan dari Parapat-Pangaribuan jadi pengalaman buat aq, aq jadi tau daerah pedalaman indonesia yang jauh dari keramaian, terutama sejak dari daerah yang bernama siborong-borong, jalannya lumayan membuat qt shaking, banyak lobang n berbatu. Dari bukit satu ke bukit yang satu lagi, yup jalan menuju daerah pangaribuan memang berbukit dan lumayan curam. Sepanjang perjalanan sekurangnya aq liat ada 5 pasangan yang lagi ngadain acara pernikahan yang khas n kentel bgt budaya bataknya. Nyanyian, ulos, tarian dan bahasa yang pure batak abiess….hmmmm, Indonesia tanah air beta memang bnr2 negara yang kaya akan budaya dan suku bangsa. Di tengah2 perjalanan qt sempet turun dari mobil untuk ambil gambar, karena Subhanallah memang pemandangannya bagus bgt disana…..

Aq juga ngeliat lagi kuburan-kuburan megah di sepanjang jalan, anak-anak kecil polos berlarian tanpa alas kaki, mirip yang kaya biasanya ada di acara surat sahabat nya trans tv gt dey… Setelah 4 jam perjalanan yang cukup melelahkan akhirnya sampe juga qt di daerah pangaribuan di desa pakpahan…Jadi niy ternyata aq baru tau klo daerah pangaribuan di tapanuli utara itu terdiri dari beberapa perkampungan yang nama kampung itu dikasi nama sesuai dengan penduduk di kampung itu. Jadi misalnya ni nama kampungnya pakpahan brarti penduduk disitu adalah keturunan pakpahan.,,begitu kira2 yang dapat saya simpulkan (mohon maaf apabila ada kesalahan dalam membuat kesimpulan).anak-anak kecil disana jago bgt bahasa batak (ya iyalah secara dia orang batak) sempet sedikit belajar bahasa batak “isigorame” (maaf klo tulisan tidak sesuai eyd hehehe)yang artinya siapa namamu?. Ga lama qt mampir di rumah sodara dari tmn satu tim ku itu akhirnya qt kembali ke parapat untuk meneruskan rencana menengok samosir, hmmm lelah….sampe di hotel smpt nonton American idol sebentar, chikieze akhirnya harus pul juga….coz aq emang g doyan ma dia…akhirnya mata ku mulai ga bisa diajak kompromi….waktunya tidur…..